Sabtu, 12 November 2011

Puisi "Indonesia Mengharap Ampunan-Mu"


Awan nan biru
Berubah memuram
Letusan-letusan dahsyat terus terdengar
Memecah hening kota sleman Yogyakarta

Abu vulkanik menguasai udara
Lahar panas terus mengalir
Raungan merapi tak ada hentinya
Seolah memancarkan amarahnya

Ratusan jasad terbujur kaku
Tangisan terdengar disana-sini
Jeritan peri-peri kecil
Memecah duka merapi

Ratusan peri-peri kecil berteriak ketekutan
Ratusan orang menjerit histeris
Mencari sanak saudara
Yang hilang entah kemana

Disudut lain
Bagian barat Indonesia
Gelombang besar ombak
Menggulung mentawai

Dan pada sudut timur Indonesia
Gelombang besar air
Menenggelamkan wasior

Rumah,harta,benda
Bahkan nyawa-nyawa
Hilang bersama
Gelombang besar itu

Derai air mata
Tak henti membasahi negeri tercinta
Oh negeriku
Oh indonesiaku



Ya rabb
Apakah ini bentuk teguran-Mu
Apakah ini bentuk peringatan-Mu
Ataukah ini bentuk dari amarah-Mu

Atau ini hanya ujian yang kau turunkan bagi kami
Bagi kami yang tak pandai bersyukur
Bagi kami yang terlalu banyak
Membuat kerusakan di muka bumi ini
Bagi kami yang tarlalu saring berbuat dosa

Ya rabb ku mohon
Hentikanlah ujian ini
Hentikanlah kemurkaan-Mu
Pada negeri kami tercinta

Janganlah kau biarkan
Kesedihan terus melanda
Negeri tercintaku

Janganlah kau biarkan
Derai air mata ini terus mengalir

Berikanlah kami ampunan-Mu ya Rabb

Dengan ampunan-Mu
Kami akan mulai lembaran baru
Lembaran-lembaran penuh ketakwaan

Indonesia mengharap Ampunan-Mu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar